Home » Review Produk » 7 Tips Mendesain Taman Mini di Halaman Rumah yang Sempit

7 Tips Mendesain Taman Mini di Halaman Rumah yang Sempit

7 Tips Mendesain Taman Mini di Halaman Rumah yang Sempit

Apakah halaman rumah Anda tergolong sempit? Rumah yang memiliki halaman sempit terlihat hampir di seluruh kompleks perumahan, salah satunya perumahan Bandung. Rata-rata luas halaman rumahnya hanya sekitar 2-3 meter.

Mungkin, sebagian orang enggan untuk menciptakan taman di depan rumahnya. Padahal, taman memiliki banyak manfaat, seperti membuat rumah semakin indah dan menjadi sumber resapan air. Coba Anda amati rumah-rumah yang memiliki taman, kelihatan hijau dan asri bukan? Adanya taman di depan rumah akan menyejukkan suasana. Rumah Anda pun tampak lebih berkarisma.

Lalu, bagaimana cara menyulap halaman sempit menjadi sebuah taman? Ada banyak cara yang bisa Anda lakukan, salah satunya dengan memakai jasa ahli taman. Taman yang dibuat oleh ahli taman biasanya lebih sempurna hasilnya dibandingkan dengan buatan sendiri. Tapi, bagi Anda yang hobi berkebun, taman hasil karya sendiri justru lebih memuaskan.

Nah, tips-tips berikut ini akan menjadi panduan Anda dalam membangun taman di halaman rumah yang sempit. Bagaimana Anda harus melakukannya? Yuk, simak penjelasannya…

  • Tanam Rumput Gajah Mini

Pernah melihat rumput Gajah Mini? Rumput Gajah Mini merupakan rumput hias yang biasa digunakan untuk mempercantik taman. Rumput ini harganya lebih terjangkau dibandingkan dengan rumput Jepang. Selain itu, kebutuhan pupuk untuk rumput Gajah Mini lebih sedikit sehingga menghemat biaya perawatan. Tapi, Anda harus memangkasnya secara rutin karena pertumbuhannya sangat cepat.

Anda bisa menanam jenis rumput ini di halaman rumah yang sempit. Supaya lebih indah, cobalah untuk memangkas rumput menjadi berbagai bentuk, misalnya berbentuk hati, daun, atau lingkaran. Tambahkan juga aneka tanaman bunga di sekeliling rumput.

  • Membuat Jalan Setapak

Siapa bilang, halaman rumah sempit tidak bisa dibuat jalan setapak? Justru, jalan setapak merupakan salah satu model taman mini yang mudah dibangun di halaman rumah Anda. Bahan-bahan yang bisa Anda gunakan untuk membuat jalan setapak, misalnya batu, kayu, dan semen. Batu merupakan bahan yang paling mudah didapatkan. Salah satu jenis batu yang bisa digunakan yaitu batu alam. Anda bisa menata batu alam dengan bentuk pijakan. Sebagai contoh, batu koral dan andesit disusun menyerupai persegi panjang, lalu di sepanjang sisinya terdapat batu kerikil.

  • Gunakan Dinding dan Tanaman Gantung

Konsep ini bisa Anda gunakan kalau di halaman di depan rumah hanya beberapa meter saja. Letakkan tanaman rambat di dinding depan rumah Anda dengan cara menempelkannya. Kemudian, tambahkan tanaman yang digantung tepat di ujung teras rumah. Pot tanaman gantung bisa dibuat dari kaleng cat, kaleng susu, atau botol bekas air mineral.

  • Pilih Tanaman Bonsai

Tanaman bonsai adalah tanaman yang bentuknya kecil, mulai dari batang hingga daunnya. Beberapa tanaman dapat dibuat menjadi tanaman bonsai, seperti pohon delima, apel, bunga sakura, dan maple merah. Konon, ada juga tanaman bonsai yang usianya sudah ratusan tahun. Tapi, untuk mendapatkan tanaman ini, Anda harus menyiapkan biaya yang tidak sedikit.

Cara menata tanaman bonsai di taman rumah, yaitu dengan meletakkannya di tepi tanaman rumput Gajah Mini atau di sudut taman. Anda juga bisa menatanya di pinggiran kolam ikan. Lebih bagus lagi, kalau Anda membuat taman yang menyerupai tangga, lalu menghiasinya dengan tanaman bonsai.

  • Membuat Kolam Mini

Sebagian orang beranggapan, membuat kolam mini di halaman rumah yang sempit itu sulit. Tapi, sebagian yang lain justru bisa memanfaatkan sela kecil untuk membangun kolam mini sekaligus tamannya. Bagaimana caranya?

Cara yang paling mudah yaitu dengan membuat kolam gali. Bahan yang dapat Anda gunakan, misalnya sisa batuan dan kayu. Langkah pertama, Anda harus menggali tanah di depan rumah dengan kedalaman kurang lebih 1 meter. Kemudian, susunlah batu-batu di sepanjang tepi kolam. Untuk mempercantik kolam, Anda bisa menambahkan jembatan kecil yang dibuat dari sisa kayu.

Langkah terakhir, masukkan beberapa ekor ikan ke dalam kolam. Jangan lupa, berikan penerangan mini di sekitar kolam supaya Anda bisa menikmati keindahannya saat malam hari.

  • Membuat Taman Kafe Terbuka

Pernah melihat kafe-kafe di kawasan wisata dataran tinggi? Kafe-kafe di sana cenderung didirikan di alam terbuka dengan pemandangan yang hijau dan asri. Nah, Anda juga bisa meniru konsep tersebut untuk dijadikan taman mini di rumah.

Pertama, tanamlah rumput Gajah Mini di halaman rumah. Kedua, taruh batu kerikil yang berbentuk lingkaran kecil-kecil di atas rumput. Terakhir, letakkan kursi dan meja kafe di atasnya. Kini, taman kafe terbuka di halaman rumah Anda sudah bisa digunakan. Kalau ingin lebih cantik, Anda bisa menata tanaman bonsai di sudut taman.

  • Membuat Taman Mini Ala Jepang

Hampir seluruh rumah di Negara Jepang memiliki taman mini. Taman mini ala Jepang selalu menghadirkan tiga jenis bahan, yaitu batu, tanaman perdu, dan air. Salah satu konsepnya, taman mini dibangun mengelilingi kolam ikan. Sepanjang taman ditanami rumput hias dan tanaman perdu. Biasanya, ada jembatan kecil yang melintang di atas kolam.

Konsep perumahan yang dilengkapi dengan taman mini memang jarang ditemukan. Kalau Anda ingin melihat gambarannya, Anda bisa membuka situs jual rumah melalui internet. Selamat mencoba.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *